Live It
Role Play
Peserta memerankan situasi kerja yang mirip aslinya.
- Kira-kira 20–40 menit
- Minimal 3 peserta
- Tatap muka dan online
Geser ke kiri untuk lanjut →
1 / 8
Apa itu Role Play
Dua atau tiga peserta memerankan percakapan kerja.
Satu jadi dirinya sendiri, satu jadi lawan bicara, dan satu lagi bisa jadi pengamat.
2 / 8
Sebelum dan sesudah
Contohnya sesi menjawab keluhan pelanggan lewat telepon.
SebelumFasilitator menampilkan contoh kalimat untuk menjawab keluhan.
SesudahPeserta bertiga. Satu jadi petugas, satu jadi pelanggan yang marah, satu mengamati. Lalu peran ditukar.
3 / 8
Contoh lain
Contohnya sesi presentasi penawaran ke calon klien.
SebelumFasilitator menampilkan contoh naskah presentasi penawaran.
SesudahPeserta bertiga. Satu jadi tenaga penjual, satu jadi calon klien yang ragu, satu mengamati. Lalu peran ditukar.
4 / 8
Tujuan materinya apa?
Role Play dipakai kalau tujuannya:
peserta bisa menghadapi ___
Bagian kosong diisi materi sesi. Misalnya: peserta bisa menghadapi keluhan pelanggan lewat telepon.
Role Play melatih percakapan. Pengamat membantu memberi masukan yang jelas.
5 / 8
Apakah metode ini cocok?
Cocok kalauKeterampilannya soal berbicara dengan orang, misalnya pelanggan atau atasan.
Kurang cocok kalauPeserta belum tahu apa yang sebaiknya dikatakan.
6 / 8
Butuh perangkat apa?
- Kartu peran untuk tiap pemeran.
- Lembar pengamatan.
- Waktu untuk bertukar peran.
7 / 8
Kalau sesinya online
Bertiga di breakout room. Pengamat mematikan kamera dan mencatat.
Aplikasi meeting tanpa breakout room: buat beberapa link meeting, satu link untuk satu kelompok.
8 / 8
Langkah saat sesi
- Bagikan kartu peran dan jelaskan situasinya.
- Minta peserta memerankan, pengamat mencatat.
- Tukar peran, lalu bahas masukan dari pengamat.