Play It
Gamification
Poin, level, atau tantangan ditambahkan ke kegiatan belajar.
- Lamanya mengikuti kegiatan
- Minimal 2 peserta
- Tatap muka dan online
Geser ke kiri untuk lanjut →
1 / 8
Apa itu Gamification
Kegiatan belajarnya tetap sama, lalu ditambah unsur permainan.
Misalnya poin, skor, level, atau papan peringkat.
2 / 8
Sebelum dan sesudah
Contohnya sesi latihan membalas chat keluhan pelanggan.
SebelumPeserta membalas 10 contoh chat keluhan, lalu hasilnya dikumpulkan.
SesudahTiap balasan yang memenuhi tiga syarat dapat poin. Peserta naik level tiap tiga balasan, dan papan peringkat diperbarui sesudah tiap level.
3 / 8
Contoh lain
Contohnya sesi latihan memakai sistem pencatatan pelanggan (CRM).
SebelumPeserta mengikuti panduan langkah demi langkah sampai selesai.
SesudahTiap tugas yang selesai dapat poin. Peserta naik level tiap tiga tugas, dan papan peringkat diperbarui di akhir tiap bagian.
4 / 8
Tujuan materinya apa?
Gamification dipakai kalau tujuannya:
peserta tetap semangat berlatih ___
Bagian kosong diisi materi sesi. Misalnya: peserta tetap semangat berlatih membalas keluhan pelanggan.
Gamification tidak mengganti isi materi. Unsur permainan ditambahkan ke kegiatan yang sudah ada.
5 / 8
Apakah metode ini cocok?
Cocok kalauKegiatannya berulang dan semangat peserta perlu dijaga.
Kurang cocok kalauPoinnya bisa didapat tanpa benar-benar paham materinya, atau kegiatannya cuma sekali dan singkat.
6 / 8
Butuh perangkat apa?
- Aturan poin yang jelas.
- Papan skor atau papan peringkat.
- Tantangan yang naik bertahap.
7 / 8
Kalau sesinya online
Catat poin dan papan peringkat di slide atau spreadsheet, lalu bagikan layarnya.
8 / 8
Langkah saat sesi
- Tentukan kegiatan yang akan diberi poin.
- Jelaskan aturan poin dan levelnya.
- Perbarui papan skor, lalu bahas hasilnya di akhir.